PURWAKARTA – Babinsa Koramil 1905/Jatiluhur, Sertu Irwan Darmawan, melaksanakan pendampingan ketahanan pangan di Kampung Kiara Bandung RT 03/RW 02, Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (26/07/2026) pukul 09.25 WIB.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pendampingan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kiara Bandung. Pendampingan dilakukan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus memastikan kegiatan pengelolaan lahan dan panen padi berjalan dengan baik.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Irwan Darmawan bersinergi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan Hasanudin dan Ketua Gapoktan Kiara Bandung Wasidin. Sebanyak 10 anggota kelompok tani turut mengikuti kegiatan di lahan pertanian.
“Pendampingan ini merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat, khususnya Koramil 1905/Jatiluhur, dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta memastikan kesejahteraan para petani di wilayah binaan terpenuhi, ” ujar Sertu Irwan Darmawan.
Agenda pendampingan meliputi pemantauan kondisi saluran air untuk mendukung kelancaran kegiatan pertanian dan proses panen. Babinsa bersama penyuluh, pengurus Gapoktan, dan anggota kelompok tani juga turun langsung ke sawah untuk melihat kondisi tanaman.
Pemantauan dilakukan terhadap kualitas dan kuantitas padi yang telah memasuki usia tanam 120 hari. Langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan tanaman serta kesiapan pelaksanaan panen di lahan Gapoktan Kiara Bandung.
“Kami bersama penyuluh dan para petani memantau kondisi saluran air serta perkembangan padi di lapangan. Koordinasi seperti ini diperlukan agar setiap kendala yang muncul dapat diketahui dan ditangani bersama, ” tambah Sertu Irwan Darmawan.
Berdasarkan rekapitulasi komoditas, target lahan pertanian yang dikelola mencapai satu hektare. Seluruh lahan tersebut telah selesai diolah secara maksimal sehingga tidak terdapat lahan yang belum digarap.
Melalui sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, produktivitas sektor pertanian di Kecamatan Sukasari diharapkan terus meningkat serta mampu mendukung stabilitas pasokan pangan daerah. (PERS)
