Purwakarta – Dalam rangka mendukung kelancaran produksi pertanian dan memperkuat program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Jatiluhur Koramil 1905/Jatiluhur, Kodim 0619/Purwakarta, Serma Iwan Ruswanda, melaksanakan pendampingan kepada petani di Kampung Cinangka, RT 15/RW 05, Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut difokuskan pada pemantauan tanaman padi milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukahurip yang telah berusia sekitar 65 hari.
Pendampingan dilakukan di lahan pertanian seluas satu hektare yang dikelola oleh 25 anggota Gapoktan Sukahurip di bawah koordinasi Ketua Gapoktan Carman dan penyuluh pertanian Sugiharto.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Iwan Ruswanda bersama penyuluh dan anggota kelompok tani memantau pelaksanaan pengusiran hama burung yang berpotensi merusak tanaman serta mengurangi hasil produksi padi.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan upaya pengendalian hama berlangsung efektif tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman maupun kondisi lingkungan di sekitar lahan pertanian.
Selain memantau pengendalian hama burung, Babinsa bersama petani mengecek kondisi tanaman, perkembangan cuaca, saluran irigasi, dan ketersediaan air di areal persawahan.
Pemantauan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman, terutama perubahan cuaca dan ketidakstabilan pasokan air selama masa perawatan.
Serma Iwan Ruswanda mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari dukungan TNI Angkatan Darat terhadap peningkatan produktivitas pertanian di wilayah binaan.
“Tanaman padi yang telah memasuki usia 65 hari harus terus dipantau karena mulai menghadapi berbagai potensi gangguan, termasuk hama burung. Pengawasan dan pengendalian perlu dilakukan secara rutin agar tanaman tetap terjaga hingga masa panen, ” ujar Serma Iwan Ruswanda.
Menurutnya, keberhasilan pertanian membutuhkan kerja sama antara petani, penyuluh, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
“Kami juga memantau perkembangan cuaca, kondisi saluran irigasi, dan kebutuhan air tanaman. Apabila ditemukan kendala, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat ditangani sejak dini, ” katanya.
Serma Iwan menegaskan bahwa Babinsa akan terus mendampingi kelompok tani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan, pengendalian hama, hingga memasuki masa panen.
“Kami berharap tanaman padi dapat tumbuh dengan baik, terhindar dari serangan hama, dan menghasilkan panen yang maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani, ” tambahnya.
Ketua Gapoktan Sukahurip, Carman, menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan perhatian yang diberikan Babinsa terhadap kegiatan pertanian di wilayahnya.
“Kehadiran Babinsa memberikan motivasi kepada para petani. Pemantauan terhadap hama, kondisi air, dan perkembangan tanaman sangat membantu kami dalam menentukan langkah perawatan berikutnya, ” ujar Carman.
Ia berharap sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan anggota kelompok tani terus terpelihara hingga pelaksanaan panen.
Sementara itu, penyuluh pertanian Sugiharto mengatakan pengendalian hama harus dilaksanakan secara tepat dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan kerugian bagi petani.
“Petani perlu melakukan pemantauan secara rutin, terutama saat tanaman memasuki fase yang rawan terhadap serangan hama. Kondisi air, pemupukan, dan kesehatan tanaman juga harus terus diperhatikan, ” jelas Sugiharto.
Berdasarkan hasil pendampingan, seluruh target lahan seluas satu hektare telah selesai diolah dan ditanami. Tidak terdapat lahan yang belum dimanfaatkan dalam periode tersebut.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, produktivitas pertanian di Desa Jatiluhur diharapkan semakin meningkat serta mampu mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. (PERS)

Updates.